obesitas

Obesitas atau kegemukan adalah ketidakseimbangan jumlah makanan yang masuk dibanding dengan pengeluaran energi oleh tubuh. Obesitas dapat menimbulkan berbagai penyakit serius, antara lain DM, hipertensi dan jantung. Risiko kematian yang disebabkan oleh diabetes yakni stroke, coronary artery disease, tekanan darah tinggi, kolesterol yang tinggi, ginjal, dan gallbladder disorders.
Selain itu, obesitas ini juga disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya, pola makan yang salah (terbiasa makan makanan berlemak tinggi), gaya hidup modern yang kurang gerak, stres yang dilarikan pada makanan, dan faktor keturunan.
Cara mengatasi obesitas bisa dilakukan dengan mengubah pola makan atau diet dan olah raga secara teratur. Sebelumnya perlu diketahui lebih dulu penyebab obesitas, karena terkadang diperlukan obat untuk membantu penyesuaian tubuh terhadap kebiasaan baru tersebut.
Obesitas sering dikaitkan dengan banyaknya lemak dalam tubuh. Lemak adalah kawan sekaligus lawan. Lemak sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk menyimpan energi, sebagai penyekat panas, sebagai penyerap guncangan, dan lain-lainnya. Rata-rata wanita memiliki lemak tubuh yang lebih banyak dibandingkan pria. Perbandingan yang normal antara lemak tubuh dengan berat badan pada wanita adalah sekitar 25-30% dan pada pria sekitar 18-23%.
Walaupun lemak amat berguna bagi tubuh, berbagai penyakit dapat timbul karena kelebihan lemak. Salah satunya adalah obesitas atau kelebihan berat badan sebagai akibat dari penimbunan lemak tubuh yang berlebihan. Wanita dengan lemak tubuh lebih dari 25% (pada pia 20% atau lebih) dari berat ideal yang sesuai untuk tinggi tubuh dianggap mengalami obesitas.

Klasifikasi Obesitas Menurut WHO (1998)

INDEKS MASA TUBUH

KATEGORI

<>

Berat badan kurang

18,5 – 24,9

Berat badan normal

25 – 29,9

Berat badan lebih

30 – 34,9

Obesitas I

35 – 39,9

Obesitas II

> 39,9

Sangat obesitas

Bagaimana cara menentukan obesitas?

Berat badan (Kg)
Indeks Masa Tubuh = ——————–
Tinggi Badan (m2)

Contoh:
Berat Badan 74.8 kg, Tinggi badan 167 cm (1,67 m)
74.8 kg : 1.67 kuadrat = 26.8
Keterangan = Berat Badan lebih

Jenis Obesitas
Obesitas dapat digolongkan menjadi tiga kelompok yaitu obesitas ringan (kelebihan berat badan 20-40%), obesitas sedang (kelebihan berat badan 41-100%) dan obesitas berat (kelebihan berat badan >100%).
Penyebab umum dari obesitas yaitu konsumsi makanan yang melebihi daripada yang dibutuhkan oleh badan, kelebihan alkohol, dan gaya hidup yang tidak membutuhkan gerak badan yang cukup. Obesitas bisa dicegah dengan berbagai cara. Di antaranya menghindari konsumsi alkohol, hindari stres, depresi, frustrasi, mengubah perilaku makan yang tidak sehat, menghindari konsumsi makanan yang tinggi kandungan lemak dan gula, serta berolah raga teratur.
Olah raga sebaiknya dilakukan setidaknya 30 menit sehari, tiga kali seminggu dan mencoba melakukan aktivitas seperti berjalan. Ini lebih baik dilakukan daripada menggunakan eskalator.

Bagaimana mengatasi obesitas ?

A. Tanpa obat (non farmakologis)

Modifikasi gaya hidup
1. Diet:
- Rendah kalori: 1000-1500 kal.
- Sangat rendah kalori: 400 – 500 kal.
- Rendah lemak: 1200 – 2300 kal, 20 – 30% lemak
2. Aktivitas fisik – Aerobik
3. Kombinasi aktivitas fisik dan diet
4. Terapi perilaku

B. Dengan obat (farmakoterapi)

Dilakukan bila:
- Indeks Masa Tubuh > 30
- Indeks Masa Tubuh > 27 disertai faktor risiko: Hipertensi, DM tipe 2, Penyakit Jantung Koroner
- Terdapat penyakit lain seperti: SLeep apnea, osteoarthritis

*Keterangan : Penggunaan obat harus dengan pengawasan dokter !!!

Adapun Fakta yang memprihatinkan kita selaku orang tua yaitu, kini semakin banyak anak-anak yang mengalami obesitas.Jumlah anak yang mengalami obesitas meningkat tiga kali lipat dalam 20 tahun dimana angka tersebut sebesar 10 persennya terjadi pada anak berusia 6 tahun dan meningkat menjadi 17 persen pada mereka yang berusia 15 tahun. Hal ini diperparah dengan buruknya pola makan dan jarangnya berolahraga sehingga serangan jantung dan stroke bisa dialami di usia-usia dini.

pengen kaya gambar dibawah ini?

buat ngurusinn berat badan kita gak usah susah2 gak makan, yang ada malah sakittt

sebenarnya saya juga dapat dikatakan gemuk namun insya allah tidak berlebihan.

untuk mencegah hal – hal yang tidak kita inginkan kita harus membiasakan hidup sehat. membuat jadwal olahraga, entah lari bersepeda ataupun fitness.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.